Wonderful Indonesia : Menikmati Rana Tonjong – Danau Teratai Terbesar Kedua di Dunia.


Logo WI Final-20092017

Berbicara tentang wonderful indonesia akan memakan waktu lama, karena ada banyak hal keren di Indonesia, terutama kalau ko* berasal dari Flores. Sebagai orang Flores, pertanyaan pertama setiap sa* memperkenalkan diri adalah,

“Oh yang ada komodo itu ya?”

Sa pikir semua orang Indonesia pasti tahu Komodo, kecuali kalau tinggal di gunung dan tir* pernah nonton TV atau baca buku. Unesco saja su* mengaku kalau Komodo adalah situs warisan dunia. Kalau ko mau ke Komodo, ko jan* heran kalau satu pesawat den* turis-turis dong. Banyak orang dari seluruh dunia datang untuk melihat Komodo dan pulau lain di sekitarnya. Jadi kalau ko ada rencana mau berlibur, tir ada salah kalau ko jadikan pulau Flores sebagai tujuan liburan.N

Namun sebenarnya bukan hanya Pulau Komodo yang keren dan wonderful dari Flores. Ada satu danau yang dilupakan orang-orang bahkan oleh orang Flores sendiri. Nama danau itu adalah Rana Tonjong. Apa yang istimewa dari ini danau? Jawabannya adalah danau ini adalah danau teratai terluas kedua di Dunia. Betul ko tir salah dengar TERLUAS KEDUA DI DUNIA. Danau ini luasnya 2.5 Hektar. Bangga kan ko sebagai orang Indonesia waktu tahu danau teratai terbesar di dunia  ada di Indonesia, di  Flores tepatnya di Kabupaten Manggarai Timur.

Jpeg

Danau ini ada di Pota. Pota sendiri merupakan ibukota kecamatan Sambi Rampas. Rute menuju ke danau ini cukup gampang sebenarnya terutama kalau ko datang dari Ruteng. Dari  Ruteng perjalanan selama 3 jam dengan motor  ke Reo. Dari Reo kira-kira satu jam dengan motor ke Dampek dan dari Dampek kira-kira 30 menit dengan motor Ke Pota. Kalau ko bingung silakan saja bertanya pada orang-orang di sepanjang jalan. Mereka dengan senang hati memberitahukan jalan.

Sa memutuskan ke Pota bersama teman kerja saya Novi. Novi ini emang anaknya suka jalan dan foto-foto. Kami berangkat dari Ruteng di hari Sabtu pagi menuju Reo. Kami nginap semalam di Reo, Minggu pagi baru ke Pota. Jarak dari Reo ke Pota kira-kira dua jam perjalanan. Sepanjang jalan ko akan disuguhi pemandangan luar biasa.

Jembatan terpanjang di Manggarai ada di Pota

Jpeg

Jpeg

Jalan menuju Pota yang bisa digunakan untuk prewedding hahaha

Jpeg

Bisa dibilang jalan menuju ke Pota baik adanya. Namun demikian beberapa kilometer sebelum masuk Pota ko akan menghadapi jalan berbatu. Namun tenang saja tidak lama kok.

Kami Berangkat pukul 07.00 pagi dari reo dan tiba di Danau Rana Tonjong sekitar pukul 10.30. Udara panas menyengat, tapi kami tetap semangat. Danau ini kira-kira seluas 2.4 hektar dan di atasnya ditumbuhi bunga teratai yang mekar bulan April -Juni. Makanya dinamakan rana Tonjong. Tonjong berarti teratai dalam bahasa Manggarai. Menurut warga danau ini ada penunggunya. Entah benar atau tidak yang jelas sa mengusahakan diri untuk berhati-hati di danau. Sayangnya waktu ke sini, bunga teratai belum berbunga semua, hanya beberapa saja. Namun tetap saja rasa senang merayap di hati karena ikut menikmati maha karya Tuhan ini.

 

Jpeg

Jpeg

Gambar danau belum mekar semua saat kami pergi

Jpeg

 

Gambar danau kalau berbunga semuanya. (gambar dari Google)

0_0_1000_666_a03ba51195c4a4ea909c4858682400c0a15e6b73

Sangat disayangkan tempat wisata sekeren ini tidak dikelolah dengan baik oleh pihak pemerintah. Padahal ini bisa dijadikan daya tarik tersediri buat Manggarai Timur. Sa berharap Kementrian Pariwisata bisa datang ke Pota dan melakukan cara agar mempercantik danau ini sehingga banyak yang datang. Semoga danau ini diperhatikan biar bisa menambah daya tarik pulau Flores. Kalau ko berniat main ke sini, singgah di Ruteng yah.. nanti sa traktir.

Lomba Blog Competitions Wonderfull Indonesia 2018

Jika teman-teman ada cerita tentang teman-teman pu wisata di kampung, jangan lupa ikut lomba ini. Sekaligus perkenalkan keindahan kampung teman-teman ju toh..

Salam sayang dari Flores

Keterangan

Sa : Saya

Ko : kau

Su : Sudah

Tir : Tidak

Pu : Punya

Ju : Juga

 

 

 

11 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *