Select Page

Menurut WHO bunuh diri karena depresi menjadi penyebab kematian kedua terbanyak pada usia 15 sampai 29 tahun.

Depresi

Pernah mendengar tentang Depresi? Aku rasa jawabannya pasti pernah. Depresi merupakan hal yang sering terjadi di dalam kehidupan kita. Beru-baru ini aku membaca sebuah webtoon berjudul Wonder Wall. Webtoon tersebut mengisahkan tentang Jess, siswi SMA yang mangalami depresi karena trauma berat yang dialaminya. Webtoon menarik yang aku rasa wajib dibaca kita semua untuk lebih mengenal depresi dan masalah kesehatan jiwa lainnya.

Webtoon Wonderwall

Lalu apa sebenarnya Depresi? Depresi adalah mood disorder atau gangguan perasaan yang dihubung dengan penyakit mental dan bisa membahayakan. Depresi disebabkan oleh kombinasi genetic, biological, lingkungan dan faktor psikologi. Mereka yang depresi mengalami semacam mental break down atau galau berkepanjangan.Semua orang sering mengalami galau atau blue feeling, diputusin pacar, nggak punya duit buat beli baju atau gadjet, jomblo, dan sebagainya. Namun galau tersebut segera hilang dalam hitungan hari. Orang yang depresi akan mengalami kegalauan itu selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Hingga akhirnya mereka memutuskan bunuh diri dan bahkan mengalami penyakit mental lebih parah seperti Halusinasi atau Skizofrenia.

Ada banyak kasus mereka yang bunuh diri karena depresi, ada Robin Wiliams, Chester Benington, Jonghyun, dan sebagainya.  Mereka adalah artis yang bunuh diri karena mengalami severe depression atau depresi berat. Kamu mungkin punya kenalan yang meninggal karena depresi. Tahu enggak sih, menurut WHO bunuh diri karena depresi menjadi penyebab kematian kedua terbanyak pada usia 15 sampai 29 tahun.

Menurut The National Mental Health Association, Depresi dibagi atas tiga tahap, ringan, sedang, dan berat. Berikut klasifikasinya

  • Depresi ringan – Tidak ada gejala selain perubahan mood yang lebih sensitif. Tidak mempengaruhi kehiduapn social.
  • Depresi sedang – Sudah mulai merasakan lima atau lebih tanda-tanda depresi. Mulai memperngaruhi kehidupan social.
  • Depresi berat, tanpa psikosis – Mulai merasakan semua gejala umum. Memperngaruhi kehidupan social dan dapat menyebabkan kegagalan di sekolah, pekerjaan, dan hubungan.
  • Depresi berat dengan Psikosis – Mulai ada delusional dan halusinasi. Tidak bisa melakukan segala sesuatu dengan normal.

Aku sendiri menyadari akhir-akhir ini sedang terjebak dalam kegalauan berkepanjangan. Aku mulai was-was, jangan-jangan aku mulai terkena depresi. Aku hanya tahu salah satu ciri-ciri depresi itu perubahan mood yang signifikan. Karenanya aku memutuskan mencari artikel di internet tentang tanda-tanda depresi. Kemudian kuketahui aku hanya mengalami beberapa tanda, seperti sering galau dan kadang marah tanpa sebab. Aku mulai mencoba mengenyahkan pikiran-pikiran itu dengan berpikir positif.

Berikut ini aku share 10 gejala kamu mungkin mengalami depresi yang aku sunting dari berbagai sumber. Tanda-tanda ini mungkin terjadi pada dirimu atau orang kesayanganmu. Mari kenali tandanya dan selamatkan dirimu dan orang lain.

2a8eda1f-2a68-4287-a4cf-699b8d982443

  1. Kehilangan Energi. Hampir 90% mereka yang mengalami depresi mengalami yang namanya kehilangan energy. Hal tersebut membuat mereka memilih tinggal di rumah, bermalas-malasan di dalam rumah dan menolak beraktifitas di luar rumah. Kalau selama ini kamu atau kenalan kamu orangnya aktif dan sering bersosialisai dan tiba-tiba lebih memilih diam di rumah. Dia mungkin mulai mengalami depresi.
  2. Kehilangan minat pada segela hal yang sebelumnya membuatmu sangat tertarik. Ini merupakan tanda-tanda awal. Tiba-tiba kau mengalami kehilangan minat pada semua hal yang dahulu kau sukai. Sejak dahulu kau suka membaca atau berenang. Tiba-tiba membaca atau berenang membuatmu malas. Yaps Kehilanngan minat pada apapun, atau sering juga disebut dengan anhedonia. Kamu menjadi lebih senang tidur-tiduran atau malas-malasan. Dan pikiran kamu berputar-putar tak tentu arah. Hal semakin memburuk ketika kau mulai kehilangan minat pada orang lain. Kau mulai malas pada kekasihmu, enggan berinteraksi dengan sahabatmu dan memblokir semua orang. Hal ini terjadi ketika kita sudah mengalami depresi berat.
  3. Kau jadi mudah marah. Membaca status orang yang menggelikan kau marah, pasanganmu melakukan kesalahan kecil kau marah, intinya semua orang menjadi menjengkelkan dan sumber masalah. Kau mendapati dirimu super sensitive. Kalau selama ini perubahan moodmu tak seperti itu, karena memang ada orang yang super sensitive sejak dari lahir, mungkin kamu mengalami depresi.
  4. Menjadi mudah berpikiran negatif. Seketika pikiranmu dipenuhi hal-hal negatif. Kau mrasa apa yang dirimu dan orang lain lakukan semuanya negatif. Kau menjadi skeptic dengan hidup dan menjadi over thinkier ata ruminator.
  5. Susah konsentrasi. Kau mendapati dirimu sangat susah berkonsentrasi. Kau tak bisa memfokuskan dirimu membaca atau menonton TV. Setiap melakukan sesuatu kau berakhir dengan menghayal.
  6. Gangguan tidur. Kau menjadi susah tidur dan terjaga sampai pagi. Terkadang kau terbangun di tengah malam dan susah tidur sampai pagi. Sekitar 80% mereka yang depresi mengalami imsomnia dan tak bisa tertidur. Hal tersebut menyebabkan kehilahan energy, ngantuk di waktu siang, dan lemas
  7. Kehilangan kepercayaan diri dan semangat untuk masa depan. Kau tiba-tiba merasa dirimu tak berarti dan berharga. Kau merasa tak punya masa depan. Kalau selama ini kau atau orang-orang di sekitarmu memiliki kepercayaan diri tinggi dan tiba-tiba kehilangan harapan, dia mungkin suspect depresi.
  8. Berpikiran untuk bunuh diri. Tiba-tiba saja kau mulai berangan-angan bagaimana kalau kau mengakhiri hidupmu sekarang juga. Pikiran itu semakin kuat dan semakin kuat. Hati-hati ini adalah tanda depresi.
  9. Perubahan pola makan. Kau tiba-tiba kehilangan nafsu makan atau tiba-tiba memiliki selera makan yang tinggi. Depresi membuat tubuh mengeluarkan adrenalin dan kortisol yang dapat menyebabkan terganggunya pola makan.
  10. Enggan bersosialisasi dengan orang lain.

Sepuluh tanda-tanda di atas bisa saja terjadi pada semua orang yang mengalami depresi. Coba kaji lebih dalam dirimu atau orang terdekatmu atau kenalanmu. Ah yah aku mencoba menerjemahkan pertanyaan-pertanyaan yang menandakan apakah kau terkena depresi atau tidak yang disunting dari National Institute of Mental Health.
Selama dua minggu belakangan, APAKAH KAU PERNAH :

  1. Merasa down, depresi atau tidak berarti?
  2. Merasa gagal atau membuat orang lain down?
  3. Merasa kurang istirahat atau lekas marah?
  4. Merasa kurang konsentrasi pada hal-hal seperti membaca atau menonton TV?
  5. Memiliki masalah dengan tidur ?
  6. Merasa lebih lelah dari biasanya?
  7. Merasa lebih baik mati atau ingin melukai dirimu?
  8. Merasa perubahan dalam nafsu makanmu?
  9. Merasa kehilangan minat pada hal-hal yang biasanya kau nikmati?
  10. Apakah kau merasa tidak berguna?

Kalau kau merasakan lima dari gejala di atas, maka kau mengalami depresi ringan. Kalau mengalami lebih dari enam kau mengalami depresi sedang, dan kalau kau mengalami semua gejala di atas, kau mengalami depresi berat.

Bagaimana menyembuhkan depresi?
Depresi tentu saja bisa disembuhkan apalagi kalau masih di fase awal, kalau udah masuk fase berat kamu harus mengunjungi psikiatrik untuk mendapatkan obat anti depresen. Selama masih di fase ringan sih bisa banget dicegah agar memburuk.

india_love flower_&_7489bba0-66a5-4592-932c-8944ccebe8f9

  1. Bersifat realistis jika ada masalah – Jika ada hal-hal sedih yang membuatmu berpikir kamu enggak berharga, cobalah bersikap realistis. Hal-hal itu hanya ada di dalam pikiranmu dan kebenarannya diragukan. Setiap kali kamu berpikir kamu engga bisa dan enggak mampu, yakinlah itu hanyalan pikiran burukmu saja bukan kenyataan.
  2. Olahraga : Aktifitas fisik akan membuat otakmu berhenti berpikir negatif. Lakukan olahraga walau hanya jogging keliling kompleks.
  3. Mempraktikkan latihan bersyukur: Bangun pagi bersyukurlah atas 5 hal. Sebelum tidur bersyukurlah atas 5 hal. Lakukan seetiap hari dan kau akan selalu merasa beruntung
  4. Distraksi pikiran: Ketika kamu kebanyakan berpikir negatif, mulailah dengan menditraksi pikiran-pikiran itu. Cara yang paling ampuh dengan melafalkan abjad dari Z-A. Hal ini akan membuat tak sibuk.
  5. Melakukan hal-hal yang menghasilalkan hormon bahagia Endoprin : Menonton film favorite, pacaran dengan pasangan, piknik, menulis, dan sebagainya
  6. Berinteraksi dengan orang lain tertutama sahabat
  7. Berdoa. Curhat pada Tuhan selain aman adalah hal yang melegakan. Namin jangan sampai bilang pada orang yg depresi diakirang berdoa. Takkan membantu dan membuatnya semakin menyalahkan dirinya.
  8. Mengunjungi Psikolog atau Psikiatrik jika depresimu berat.

Sekian artikel tentang depresi ini. Semoga membantu yah.

Kalau kamu punya masalah atau stres atau depresi, silakan email ke saya saya ke ajenangelina@yahoo.com. Saya mengetahui beberapa terapi manajemen stres untuk membuat stresmu berkurang.