Health, Review

Mengatasi Nyeri Lambung saat Perjalanan

nyeri-lambung

Adakah di antara kamu yang suka traveling? Aku rasa jawabannya pasti banyak sekali yang suka. Traveling memang menyenangkan apalagi ke tempat indah dan menyenangkan. Namun demikian, tak jarang kita menempuh perjalanan ber jam-jam untuk sampai ke tempat tujuan kita.  Selama ini, saat melakukan perjalanan, apakah kemu pernah mengalami keluhan-keluhan seperti pusing, mual, lemas, dan nyeri lambung? Itu adalah gejala-gejala dari penyakit yang sering menyerang lambung alias Maag. Selain maag masih ada beberapa penyakit nyeri lambung. Tiga di antaranya adalah:

  • Maag

Maag yang juga dikenal dengan istilah Dispepsia, adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan nyeri pada lambung, usus halus, atau bahkan kerongkongan akibat beberapa hal seperti luka terbuka pada lapisan dalam lambung, infeksi bakteri Helicobacter pylori, efek samping penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), dan stres. Di Indonesia, maag merupakan penyakit umum dan lebih dari 80% tidak diketahui penyebabnya.

  • Gastritis

Gastritis adalah peradangan pada dinding lambung. Ini bukanlah penyakit, namun sebuah kondisi yang disebabkan oleh beragam faktor yang berbeda, seperti konsumsi alkohol berlebihan, stres, muntah-muntah yang kronis, atau obat-obatan tertentu. Infeksi, refluks empedu, bakteri, dan anemia pernikus juga penyebab umum dari gastritis lainnya. Pada kebanyakan kasus, gastritis bukanlah kondisi yang serius.

  • Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Kondisi ini dikenal dengan nama lain, penyakit asam lambung. Pada mereka yang menderita kondisi ini, biasanya asam lambung naik menuju eksofagus, sehingga memicu rasa nyeri pada ulu hati atau sensasi terbakar di dada.

Masalah-masalah di atas biasanya disebabkan oleh pola makan kita yang tidak teratur dan konsumsi makanan yang banyak mengandung asam. Kadang kala ketika kita melakukan perjalanan, kita melupakan jam makan. Hal tersebutlah yang memicu nyeri lambung. Nyeri lambung ini tentu saja akan sangat mengganggu perjalanan kamu. Berikut aku sampaikan beberapa langkah yang perlu kamu ikuti agar tidak mengalami nyeri lambung saat perjalanan:

  • Catat jadwal makan kamu. Misalnya jam 9 pagi, 3 sore, and 7 malam.
  • Lalu, pasang alarm di smartphone kamu 30 menit sebelum waktu makan. Sehingga, kamu bisa mencari makanan atau restauran (jika kamu berpergian dengan mobil).
  • Siapkan snack dari rumah. Ini untuk jaga-jaga, jikalau kamu tidak bisa menemukan makanan dan restauran selama perjalanan.
  • Pilih snack yang mengenyangkan, seperti roti, energy bar, kue, dan kacang-kacangan.
  • Snack ini juga bisa dimakan saat jeda antara waktu makan.
  • Persiapkan minuman kemasan manis. Pilih minuman kemasan seperti teh atau jus kotak. Hindari soda, karena ini hanya akan memicu nyeri lambung.

Apabila langkah-langkah ini telah kamu ikuti, tetapi nyeri lambung masih dapat muncul. Jadi jangan lupa bawa obat-obatan yang sudah diresepkan oleh dokter, untuk meredakan nyeri lambung kamu

3 thoughts on “Mengatasi Nyeri Lambung saat Perjalanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *