Select Page

WB-Shell

Link Lomba

Sudah lama rasanya aku enggak bangga dengan prestasi anak muda Indonesia. Aku sendiri menyadari Indonesia punya banyak sekali anak muda berbakat, tetapi tidak booming. Sedih juga menyaksikan media lebih banyak menampilkan generasi bermasalah. Makanya aku merasa harus menulis tentang prestasi Indonesia di Shell Eco-Marathon yang diadakan oleh Shell untuk Mahasiswa di 3 benua (Asia, Amerika, dan Eropa). Event internasional yang diadakan oleh Shell ini diadakan pada tanggal 8-11 maret 2018 di Singapura dan merupakan even tahunan yang sudah berlangsung 38 musim untuk Eropa dan Amerika dan sejak tahun 2014 di Asia.

Apa yang kamu pikirkan ketika kita membicarakan tentang Shell? Kalau aku sendiri tahunya Shell adalah Pom Bensin asal Eropa yang memiliki logo kerang. Tahu enggak sih kalau Shell ini sudah ada sejak tahun 1907 dan bermula Inggris. Tahun ini, Shell sudah berusia 111 tahun. Udah kakek-kakek yes! Saat ini Kantor pusat berada di Den Haag, Belanda. Shell tersebar di seluruh dunia termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri, Shell telah memiliki lebih dari 270 karyawan dan telah membangun lebih dari 70 SPBU di Jabodetabek, Bandung, dan Sumatera Utara. Shell bukan hanya memproduksi BBM tetapi juga oli dan bahan bakar industri kelautan. Wah ternyata Shell memiliki sejarah panjang yah dalam bidang minyak bumi dan gas. Hal ini yang membuat Shell Eco-Marathon menjadi salah satu event bergensi.

Shell eco

Shell Eco-Marathon merupakan event tahunan yang dilaksanakan oleh Shell. event ini bermula dari kekhawatiran Shell soal pemakain energi yang tidak dapat diperbaharui.  Saat ini 85% penggunaan energi bergantung pada energi yang tidak dapat diperbaharui seperti bensin, gas alam, minyak, dan batu bara. Sementara itu energi yang dapat diperbarai seperti solar dan angin sangat bergantung pada ketersediaannya. Satu-satunya cara untuk menghemat adalah menciptakan mesin yang dapat menghemat penggunaan energi. Hal tersebut adalah latar belakang mengapa Shell-Eco Marathon dilaksanakan.

Mahasiswa merupakan anak muda yang menjadi motor penggerak dunia. Kita tentu ingat Bung Karno pernah berkata lantang.. “Berikan aku 10 Mahasiswa maka aku akan memindahkan bumi.” Mahasiswa sebagai anak muda suatu bangsa merupakan bibit berlian untuk menciptakan satu inovasi. Karena itulah Shell Eco-Marathon ini meruapkan event yang sangat penting terutama untuk meningkatkan bakat dan kualitas anak muda di seluruh dunia. Pada tahun 2018 ini,  Shell Eco-Marathon Asia   dilaksanakan di Singapura tanggal 8-11 Maret 2018.  Secara singkat, event ini merupakan lomba mendesain, membuat, dan mengetes keefektifan energi dari mobil tersebut. Tujuan dari event ini adalah untuk menciptakan solusi masalah energi yang terus berkurang. Tahun 2018 ini ada 128 tim mahasiswa termasuk 27 tim dari Indonesia yang berasal dari 19 Universitas negeri maupun swasta di seluruh Indonesia, termasuk almamater tercinta UI.

Mahasiswa dari berbagai negara itu mendesain mobil hemat energi dan membawanya ke Singapura untuk dilombakan. Bukan hanya desain saja yang dilihat tetapi hemat energi dan tentu saja aman bagi driver dan lingkungan. Melalui Event ini, Shell berkomitemen menjaring bakat-bakat berlian dengan tema besar make the future Menciptakan energi masa depan yang hemat dan juga efesien.  Kompetisi Shell Eco Marathon ini terdriri dari tiga kompetensi besar, On Track, Off track, dan DWC. Untuk On Track sendiri terdapat dua jenis desain Prototype dan Urban Design dan tiga kategori energi yaitu pembakaran internal, battery-electric, dan sel bahan bakar hidrogen. Secara Global, ada tiga peraturan dari event ini yaitu Safetyvehicle design , dan energy source

helm

Drivernya pake helm biar safety

Safety merupakan keamanan dalam mengendarai mobil maupun keamanan untuk lingkungan saat mengendarai mobil tersebut. Perlu diperhatikan keamanan lingkungan sekitar kompetensi saat mengendari mobil. Safety sendiri terdiri dari 3 aspek yaitu driving rules: driver harus punya SIM, sehat jasmani rohani dan tidak di bawah pengaruh alkohol atau zat adiktif lainnya saat mengendarai mobil tersebut, mengenakan sabuk pengaman, dan beberapa tindakan emergensi yang dapat dilakukan ketika terjadi kecelakaan. Berikutnya adalah driver equipment yang meliputi berat badan driver, helm, baju driver, dan kenyaman driver. Dan yang terakhir adalah general safety yang meliputi keselamatan umum dalam mengendarai mobil.

Shell

Urban Concept dan Prototype  group

Vehicle design adalah desain dari mobil yang akan dilombakan. Terdapat tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam  desain mobil. Yang pertama secara umum, saat mendesain mobil tersebut tim harus memperhatikan keselamatan semua tim termasuk driver, partisipan, volunter dan semua aspek. Kendaraan harus memilik 3 atau 4 roda yang menyentuh tanah. Dalam aturan umum ini perlu diperhatikan semua bagian dalam menyusun mobil dari bahan sampai mesin harus aman pokoknya. Hal kedua yaitu prototype group design prototype ini lebih kecil dibandingkan dengan model biasa. Hal ketiga dari desain yaitu urban concept. Yang dimaksudkan dengan urban concept adalah shell memberikan kesempatan pada para peserta untuk mendesai mobil yang  mirip dengan penampilan mobil penumpang tipe produksi saat ini.

Energy source atau sumber energi. Untuk bagian generalnya para peserta diijinkan menggunakan beberapa energi yaitu:

  1. Pembakaran Internal menggunakan:
  • Shell Fuel Save Unleaded 95 (Europe and Asia) atau Shell Nitrogen Enriched (US), Gasoline
  • Shell FuelSave Diesel (Europe) / Shell Diesel (Asia and US).
  • Ethanol E100 (Denatured)
  • Shell Gas to Liquid (100% GtL)
  1. Electric Mobility menggunakan
  • Hidrogen
  • Baterai elektrik

Untuk Asia Sendiri ada juga peraturannya secara umumnya sih sama yah. Yang jelas event ini jauh dari hal-hal yang membahayakan seperti narkotika, bahan-bahan berbahaya yang digunakan di mobil yang bersangkutan.. Kalian bisa baca semua peraturan tersebut di sini

Setelah tiga peraturan di atas tibalah di hal paling menarik yaitu hadiah… Hadiah untuk pemenang lomba lumayan banget loh. Untuk On track sendiri ada tiga kategori yaitu pembakaran internal, hidrogen dan baterai elektrik masing-masing untuk Urban design dan Prototype. Masing-masing pemenang pertama  dari tiga katergori di setiap desain mendapatkan 3000 dolar (untuk Asia dan US) dan 2500 (Untuk eropa) atau 48 juta rupiah jika 1 dolar sama dengan 16000 (WOW)

Shel Hadiah

Untuk off track sendiri terdiri dari enam kategori dengan hadiah di terima adalah sebagai berikut.

Hadiah Shell

Selain kedua hal di atas ada DWC atau Driver World Competition yang merupakan kompetensi perlombaan balap mobil peserta di Shell Eco-marathon, ini bukan ajang balap biasa karena pemenang bukan yang tercepat tetapi yang menempuh jarak paling jauh dengan bahan paling sedikit.   Peserta dari DWC ini adalah tiga besar dari 3 kategori pembakaran internal, hidrogen, dan baterai listrik pada kategori urban concept (untuk DWC hanya untuk mobil Urban Concept, yang prototype sabar dulu yes) Jadi ada 9 tim yang berlomba. Tiga pemenangnya bakal mengikuti GrandFinal DWC di London 8 Juli 2018 nanti. Tiga pemenang grand final DWC berkesempatan main ke markas besar ferrari.. Benar-benar sebuah pengalaman luar biasa.

SH1-326x245

Indonesia menang banyak

Hadiahnya keren bukan? Lalu apa prestasi Indonesia di Shell Eco-Marathon ini? Ternyata banyak; yang pertama Indonesia menang besar terutama di kategori  pembakaran internal pada urban concept. Enggak tanggung-tangung loh 5 tim dari Indonesia menduduki posisi 1-5.

Urban concept

mobil-sapu-angin-696x428

Selamat untuk Tim 2 ITS yang meraih juara 1

UI

Bonus desain juara 4 UI (Alamamater tercinta)

Batrei listrik

Selain itu tim Indonesia  juga menang juara 2, 3, 4, dan 6 di  Urban Concept  kategori Baterai Listrik

Indonesia unggul besar di desain urban concept, sementara itu untuk prototype sendiri, Indonesia berhasil duduk di juara 4 dan 5 untuk kategori Baterai elektrik

helm

maxresdefault

Pemenaang ke 4 – Semar Proto

Untuk Offtrack sendiri, Indonesia berhasil menang di kategori safety yaitu  GARUDA UNY ECO TEAM dari Universitas Negeri Yogyakarta. Mobil yang mereka ciptakan terbukti aman tidak hanya untuk penumpang tetapi juga untuk lingkungan. Keren-keren banget yah anak muda indonesia ini..

SEM2017-2-1024x683.

Lalu bagaimana dengan pemenang DWC?  Dua tahun pelaksanaan DWC sejak 2016, indonesia selalu ambil bagian. Tahun 2016 ada UI Sadewa yang mewakili Asia ke Grand final dan tahun  2017 Indonesia diwaklili 2 tim dari Universitas sebelas Maret dan ITS yang meraih Runner up 1 dan 2. Tahun ini ada lima tim Indonesia yang ikut bertarung di DWC regional Asia. Kita patut berbangga, karena 3 juara yang mewakili Asia ke grandfinal di London berasal dari Indonesia..

Berikut para pemenang DWP regional Asia

Winner: SEMAR URBAN UGM INDONESIA
Universitas Gadjah Mada, Indonesia

Semar Urban UGM

1st runner-up: ITS Team 2
Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Indonesia

mobil-sapu-angin-696x428

2nd runner-up: GARUDA UNY ECO TEAM
Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

Garuda UNY 2018

Keren kan. Aku membayangkan di masa depan bakalan ada nih mobil hemat energi buatan Indonesia melesat di jalan Indonesia. Sehingga kita menghemat dan membuat masa depan dunia lebih baik. Untuk tiga tim Indonesia yang mewikili Asia ke Grand Final di London bulan Juli nanti, Semoga sukses. BTW, Event Eco-Marathon ini diadakan tiap tahun, loh. Kalau kampus kamu punya mobil hemat energi daftarkan yah. Hadiahnya lumayan…