Artikel

Bersikaplah Adil di Media Sosial

Sebagai salah satu generasi mileneal, media social seperti twitter, Instagram, dan facebook merupakan santapan sehari-hari. Pergi makan di restaurant keren, update snpagram dulu dengan foto-foto makanan enak. Baru menang lomba, share dulu ke beranda FB. Lagi ada masalah, ngetwit dulu di Twitter. Media social membuat membaca pikiran bukan lagi hal yang mustahil. Cukup melihat beranda social media orang tersebut kita bisa tahu kepribadian dan bahkan isi kamarnya. Media social menjadikan kita sebagai manusia yang terbuka dan dengan mudah mencari informasi tentang orang lain terutama gebetan. Namun demikian Sosial media juga memiliki dampak negatif.

Ada banyak masalah yang terjadi di social media. Orang yang memaki Presiden atau instasi pemerintahan, perang antara Korean lover, saling menyindir antara fans klub bola, sampai cyber bully. Ada beberapa kasus yang cukup terkenal, Afi dan Awkarin misalnya. Afi dibully Karena Tulisannya yang berbau-bau politik dan ketahuan plagiat sementara Awkarin dibully karena kelakukannnya yang penuh dosa. Saya pernah melihat akun Instagram Awkarin dan Akun facebook Afi.  Betapa mengerikan komentar yang ditulis di sana. Bahkan ada yang tega bilang “Mati aja de lo!” saya bingung ada manusia yang menyuruh manusia lain mati. Saya tidak menyangka ada manusia yang akan mengatakan hal tersebut  pada manusia lain, hanya Karena manusia lain itu tidak berlaku sebagaimana mestinya.

index

Kalau ketika selidiki, bully di social media rentan terjadi. Hal ini Karena seorang bisa menjadi siapa saja dan membuat akun anonim, sehingga muncul keberanian. Sebuah lembaga yang menangani cyber bullying mengemukan bahwa 35% populasi usia 11-35 tahun di seluruh dunia pernah mengalami bully, dan Indonesia sendiri sekitar 15% mengalami cyber bully  dari komen kasar sampai makian. Hal ini menjadi hal yang memprihatinkan, apalagi tidak sedikit mereka yang mengalami cyber bully melakukan bunuh diri. Afi, mislanya di bully habis-habisan sampai harus ditangani psikiatrik dan psikolog. Aku jadi berpikir apa benar perilaku mereka  yang suka mem-bully ini adalah perilaku orang berideologi Pancasila?

Pancasila sebagai ideologi kita menekankan point penting tentang keadilan. “Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia.” Menurut KBBI Adil berarti tidak berat sebelah, tidak sewenang-wenang, dan berpegang  pada kebenaran. Adil juga berarti menghargai hak dan kewajiban. Media social termasuk tempat keadilan ini diperlakukan. Kita harus berlaku adil di media social dengan cara menghargai hak dan kewajiban orang lain dalam bermedia sosial. Kalau pun dia melakukan kesalahan atau berperilaku tidak sesuai norma, jangan lakukan hal sewenang-wenang seperti mengumpat atau menyuruh dia mati. Tegur dia dengan kata-kata yang sopan. Kalaupun tidak ingin menegur, mendingan diam saja daripada mengucapkan kebencian. Ideologi Pancasila menjadi pegangan kita untuk berlaku adil bagi semua orang.

PANCASILA

Masih tingginya angka cyber bully merupakan bukt bahwa pemahaman ideologi Pancasila masih rendah. Banyak orang hanya tahu bahwa Pancasila adalah ideologi negara, tapi jarang mengamalkannya dalam perbuatan sehari-hari.  Pancasila sendiri memiliki arti yang luar biasa. Sila kelima misalnya, jika kita selalu mengamalkan keadilan setiap dalam kehidupan sehari-hari baik di dunia nyata maupun dunia maya, banyak hal baik yang terjdi terutama tidak ada lagi ciber bully dan kata-kata kita tidak “membunuh” karakter seseorang. Maka itu penting banget untuk mengamalkan nilai Pancasila dalam hidup kita. Hal ini disadari oleh pemerintah, pembinaan terhadap ideologi pancasila untuk masyarakat Indonesia sangatlah penting, untuk itu dibentuklah sebuah lembaga bernama UKP PIP

UKP PIP atau Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila. Lembaga ini merupakan unit kerja yang melakukan pembinaan ideologi Pancasila dengan tugas membantu Presiden dalam merumuskan arah kebijakan umum pembinaan ideologi Pancasila dan melaksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian pembinaan ideologi Pancasila secara menyeluruh dan berkelanjutan. Unit ini didirikan Presiden Jokowi tahun 2017 untuk mengembalikan ideologi Pancasila dan menjadikan Pancasila Sumber Inspirasi Maju. UKP PIP sendiri menyadari bahwa kaum muda adalah penerus bangsa ini dan Karena itu UKP-PIP pun mengajak anak muda Indonesia berpartisipasi dalam acara Festival Prestasi Indonesia – Pancasila Sumber Inspirasi Maju yang akan diselenggarakan pada 21-22 Agustus 2017 ini di JHCC.

UKP PIP

Buat kalian yang ingin tahu kegiatan yang dilakukan UKP PIP, yuk lihat di page berikut ini:

FB Page https://www.facebook.com/GenPancasila/

Twitter https://twitter.com/ukp_pancasila

Instagram https://www.instagram.com/ukp_pancasila

 

27 thoughts on “Bersikaplah Adil di Media Sosial

  1. Waaah aku suka sama analisa tulisannya tentang cyberbullying dan fenomena media sosial sekarang ini. Makanya gak heran banyak orang yang ikut-ikutan hingga akhirnya melupakan identitasnya hahaha,

    Yuk kak ajen bareng ke sana yuk :’)

  2. Masalahnya sekarang rasa pengendalian diri dan rasa nasionalisme setiap orang sudsh jauh berkurang mba.. jadinya ya gini, serbs kebablasan.. Duta Pancasila pun dipilih karena dia melecehkan pancasila, kan harusnya dipilih ya karena mampu dan bisa mewakili nilai2 Pancasila hihihi… welcome to #democrazy

  3. Oke,
    kita buka lagi buku PPKn jaman sekolah dulu.
    Ilmunya siih….sudah nyantol banget yaa….tapi penerapannya niih…yang masih diawang-awang.

    Semoga adab ini bisa dimulai dari keluarga, lingkungan keluarga terkecil.

  4. Pelajaran Pancasila dan contoh perilaku yang berlandaskan Pancasila masih ada kok di pelajaran anakku yang SD… Orang tua dan guru emang harus lebih aktif lagi, agar nilai pancasila ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tapi susah juga yah, berat bagi anak-anak kalau tidak ada orang dewasa yang dijadikan teladan…

  5. Sayang ya acara seperti ini biasanya sepi peminat muda.. mereka sudah “kebanyakan” skeptis sama hal-hal berbau pemerintahan. Justru acara seperti ini secara tidak langsung jadi penggugah sejauh mana rasa nasionalisme kita. Keren Jen ulasannya.

  6. sedih banget kalo ada bully2an
    mbok ya ditegur aja toh, gak usah ngejelek-jelekin gitu
    yaaa mungkin jiwa pancasila masih belum tertanam di benak mereka

    btw, UKP PIP ini sementara kah atau gimana ya? khawatir cuma ada saat jamannya pak jokowi hmmm

  7. Kalau kita mengamalkan pancasila, mgkn bullying akan jauh lbh dikit. Sayangnya yg skrg bukan hanya anak muda, yg tua jg msh males mendalami ideologi pancasila. Semoga makin byk yg ikut berpartisipasi dlm Festival Prestasi Indonesia

  8. Bahkan aktivitas bersosial media pun memerlukan nilai-nilai Pancasila sebagai pegangan untuk bersikap. Salah satunya bersikap adil ketika bersosial media. Agak greget juga lihat mereka saling bully di lini masa..

  9. kamu nggak nyindir aku kan jen hahahahah

    aku habis menang lomba blog soalnya

    dan iya aku share ke fb wakakaa

    btw kemaren ada tulus ya di festival prestasi indonesia.. hiks sayang ga bisa datang padahal acaranya bagus banget *kata temen yg datang..

  10. Aw aw..Askarin boo
    Saya kadang msh suka intip snapgram dia hihihi
    Saya malah tak tertarik intip sosmed si Adi
    Btw ..meski ada sejumlah hal yg tak Pancasila dgn gaya awkarin.tp prestasi dia dgn penghasilannya dr sosmed luar biasa ya …
    Duh..kok jd gagal fokus bahas awkarin sih hehehe
    Btw…nti kepoin sosmed UKP PIP deh

  11. Cyberbullying bahkan bullying sendiri kayanya buat anak sekarang bukan sesuatu yang ditakuti, ada beberapa yang suka di bully buat kaya kepuasan tersendiri. Di mana pun harus adil dan proposional mau di sosmed atau di real life sih.

  12. Aku sampai sekarang masih ngikutin kasusnya Afi sama Awkarin. Kadang kasihan tapi kadang gimana ya, merekanya juga kayak mancing wkwkwk tp setuju sih bahwa bullying atau dalam kasus ini cyber bullying bukan sesuatu hal yang selaras dengan Pancasila dan harus diberantas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *