Review

Alfamart dan Kenangan

alfamart

Selama 6 tahun tinggal di Depok, lu tentunya tahu betul alamat Alfamart yang terletak di kober. Itu loh depannya jalan masuk Stasiun UI. Alfamart satu ini merupakan Alfamart paling membantu dan bersejarah dalam  hidup gue semasa kuliah dulu. Satu yang paling gue sukai dari Alfamart ini adalah selain letakknya strategis dari kosan gue di Kober, dia juga buka sampai jam 12 malam. Ada saat dimana ketika habis belajar Cahelah gaya, kepala penat di malam hari, dan pengen banget jajan langsung cabut ke Alfamart Kober ini. Jaraknya nggak jauh dari kosan gue juga sih. Kira-kira 3 menit jalan kaki. Benda paling berkesan yang gue beli di Alfamart ini adalah “Gelas piuala Dunia 2010” Seharga sepuluh ribu. Ini kisahnya cukup panjang jadi gue ceritakan saja kronologinya.

Kalau nggak salah ingat waktu itu hari Sabtu, Aku dan mantan yang kini sudah jadi suami orang halah, baru habis nonton di Detos. Waktu itu sudah pukul sepuluh malam dan dengan tidak tahu malunya, perut gue bunyi.

“Kamu lapar?” Tanya mantan gue itu.

Gue mengangguk pasrah.

“Mau makan?”

“Jajan di Alfamart aja deh.”

Kami berdua pun masuk ke Alfamart di jalan karet itu. Di sana kami disambut oleh Mas-Mas yang tersenyum ramah dan berkata “Selamat datang di Alfamart!” tahu kan dengan nada ceria itu. Setelah memilih jajanan banyak sekali, kami membayar(yang tentu saja dibayar sama pacar gue) saat membayar di kasir masnya berkata.

“Mas dan Mabk suka nonton bola? Mau beli gelasnya? Belanja di atas seratus ribu dapat harga special gelas ini jadi sepuluh ribu. Gelasnya lucu banget, karena gue suka sama England dan mantan gue suka Italia jadinya kami beli gelas itu.

“Hari ini kita beli gelas yah, nanti kalau kamu sudah selesai kuliah kita beli cincin.” Begitulah kata si mantan. Gue ngakak aja dan dalam hati terbang melayang.

Kejadian itu sudah enam tahun yang lalu. Gue sama mantan gue udah putus lama, setahun sejak peristiwa beli gelas di Alfamart itu. Putusnya juga karena doi selingkuh. Kalau diingat-ingat saat itu gue patah hati berat lah sampai itu gelas gue lempar dan buang, meski akhirnya gue kecewa karena gelas lucu itu nggak dijual lagi di Alfamart hiks.  Namun yang pasti satu hal yang bikin gue senang pas nulis tulisan ini, Setiap kali gue ingat mantan gue, gue nggak ingat yang pahitnya lagi, tetapi kenangan manis seperti saat beli gelas itu. Di sini gue berpikir. Hati manusia yah kaya Alfamart ada saat buka ada saat tutup. Maksudnya dalam hidup kita nggak selalu mengalami hal buruk, hal baik juga. Namun demikian ketika waktu berlalu hal-hal itu baik dan buruk selalu membuat kita belajarnya darinya. Mantan gue sekarang itu sudah menikah dan punya dua anak dan dia bahagia. Saat gue melihat dia dan keluarga kecilnya gue sadar satu hal, gue nggak akan sebahagia istrinya jika sama dia sampai sekarang. Di sinilah gue tersadar, Tuhan itu selallu kasih sesuatu entah barang, kesempatan atau pasangan yang kita butuhkan.

Dan setiap gue lewat di Alfamart itu, gue malah ingat eskrim. Duh.. ingatan manusia. Intinya jika kau mengalami sakit hati terhebat karena cinta saat ini, nikmatilah, karena emang ini saatnya lu sakit hati. Kelak ada waktunya semua sakit hati itu hilang dan lu bahagia pernah mengalami sakit hati itu.

Punya pengalaman unik sama Alfamart? Share yuk sama gue

1 thought on “Alfamart dan Kenangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *