Akses Tranportasi Asian Games 2018 Semakin Mudah dengan Teknologi Terkini

IMG_8301ok

Photo by KamaDigital

Hai guys! Sudah tahukan kalau pesta olahraga terbesar di Asia akan diadakan tahun in di Indonesia, tepatnya di Jakarta dan Palembang? Yah pasti udah tahu dong yah. Kebayang enggak sih kalau nanti Asian Games bakalan ramai banget terutama jalanan di Jakarta. Nah, untuk kelancaran dan kesuksesan kegiatan, lalu lintas di Jakarta mau tidak mau harus direkayasa. Sebenarnya nih, hampir seluruh negara yang menghelat event-event internasional khususnya olahraga melakukan rekayasa lalu lintas. Salah satunya saat Olympiade Beijing 2012 lalu. Beijing sebagai ibukota China raksasa baru perekonomian, mengalami masalah lalu lintas yang hampir dialami oleh semua negara berkembang, yaitu macet.

Grafis4Photo by Humas BPTJ, Kemenhub RI

Kamu mungkin bertanyatanya, kenapa Jakarta sangat perlu rekayasa lalu lintas saat Asian Games 2018 ini? Pertama,kemacetan masih merupakan masalah lalu lintas yang melanda Jakarta. Walaupun Pemerintah telah melakukan berbagai cara kemacetan masih menjadi keseharian penduduk Jakarta. Apalagi, Jakarta tengah gencar membangun infrastruktur di hampir setiap sudutnya, yang mempengaruhi arus lalu lintas. Kedua, ada standar internasional pihak OCA (Olympic Council of Asia) yang menerapkan syarat waktu tempuh atlet ke venue sekitar 30 menit dan kualitas udara yang baik, setidaknya mengikuti baku mutu harian menurut PP Nomor 41 Tahun 1999 adalah 65 mikrogram per meter kubik atau baku mutu  menurut WHO adalah 25 mikrogram per meter kubik. Lalu bagaimana cara Rekayasa lalu lintas di Jakarta?

Grafis5

Photo by Humas BPTJ, Kemenhub RI

Yang pertama metode  ganjil genap yang dulu hanya ada di beberapa titik akan diperluas dan periodenya pun diperpanjang. Untuk pembatasan plat nomor ini, Beijing lebih ekstrim loh pengaturan. Kalau Jakarta hanya ganjil dan genap, di sana benar-benar berdasarkan nomer plat mobil. Misal angka 1 dan 2 hanya bisa melintas di Senin dan Rabu, angka 3 dan 4 hanya bisa Kamis dan Jumat, dan seterusnya. Hasilnya lalu lintas di Beijing aman dan mereka bahkan memakai cara itu setelah Olimpiade berakhir. Di Indonesia sendiri penggunaan ganjil genap ini lumayan menurunkan angka kemacetan. Semoga kemacetan akan berkurang saat Asian games nanti yah. Berikutnya ada penutupan pintu tol proritas. Cara tersebut diharapkan dapat mengurangi kemacetan. Lalu adakah cara lain yang dilakukan Pemeintah?

Grafis6

Photo by Humas BPTJ, Kemenhub RI,

Cara alternatif yang dilakukan Pemerintah adalah menyediakan angkutan umum untuk menunjang mobilitas masyarakat akibat dari kebijakan pengaturan penggunaan pribadi serta mendukung kebutuhan penonton dan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke event Asian Games. Kebijakan ini meliputi penambahan armada bus Transjakarta ke venue sebanyak 76 unit dari kondisi existing 294 unit, penyediaan 57 unit bus dari Hotel/Mall ke Venue, penyediaan 204 bus khusus untuk wilayah-wilayah yang terdampak perluasan kebijakan ganjil-genap, serta penyediaan 10 unit bus guna keperluan non pertandingan (wisata). Menariknya, semua bus dengan trayek menuju venue akan digratiskan untuk masyarakat umum.

Penggunaan Teknologi

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan juga menyarankan para pengguna transportasi publik untuk menggunakan Moovit. Moovit adalah aplikasi transportasi publik yang bisa diakses dengan gratis Untuk bisa menggunakannya kita bisa melakukannya dengan dua cara, pertama mengunduh aplikasi moovit gratis di google play, kedua menggunakan moovit versi mobile. Dengan menggunakan aplikasi ini kita bisa melihat jadwal kereta dan bis, serta angkot. Selain itu juga bisa kita cek waktu kedatangan, notifikasi tujuan dan rute detail di dalam maps, sehingga kita bisa dengan mudah menemukan rute di jakarta dengan cara paling efisien dan efektif.

Selain menyediakan menu pemilihan moda transportasi paling cepat ke suatu tujuan, moovit juga memiliki beberapa feature keren:

  • Ada notifikasi jika kita sampai di suatu halte, atau tujuan atau ketika harus berpindah moda, sehingga kita tidak perlu khawatir dan terus menerus mengecek kita sdh sampai halte mana saat berkendara.
  • terdapat informasi jarak total yg ditempuh, jarak antar halte, maupun jarak antara satu moda dengan moda yang lain jika perjalanan harus menggunakan beberapa moda transportasi yang berbeda.
  • terdapat informasi berapa lama kita harus menunggu suatu moda transportasi sampai moda tersebut sampai

Bagi yang tetap ingin berkendara pribadi dan bingung soal aturan ganjil genap saat Asian games, jangan khawatir. BPTJ juga memfasilitasi dengan bekerja sama dengan Google Map. Buat pemilik Android silakan mendownload Google Map, nanti kalian akan tahu rute mana saja yang harus dilalui agar tidak melanggar aturan ganjil genap.  Untuk saat ini fitur ganjil genap ini hanya bisa pada Google Map di Android saja dan belum ada di Appstore. Keuntungan lain yang didapat, pengguna  akan mendapatkan informasi waktu tempuh yang dibutuhkan jika melalui jalur alternatif. Jika mendapatkan hambatan, pengguna dapat berganti menggunakan kendaraan umum dan cari tahu rutenya melalui Moovit. Kepala BPTJ, Bambang Prihartono menjelaskan tersedianya fitur tersebut bermanfaat bagi masyarakat untuk cepat mengenal perluasan kebijakan ganjil genap dengan cara yang praktis, serta mendorong mereka untuk lebih cepat beradaptasi. Nah, sudah banyak kemudahan yang ditawarkan, bukan? Jadi tidak ada alasan untuk tidak mendukung Asian Games 2018. semoga Indonesia membawa pulang banyak Emas yess. Ayo indonesia!

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *