Danau Rana Mese: Salah Satu Tempat Wisata yang Harus Kamu Kunjungi jika ke Ruteng

IMG_1952

Hari Sabtu lalu, Aku dan Johanes menyempatkan diri berkunjung ke danau Rana Mese. Sudah hampir duapuluhan tahun tinggal di Ruteng, aku belum sekali pun menjejakkan kaki di sana. Cupu banget… Padahal Rana Mese ini merupakan salah satu danau yang terkenal sampai di luar negeri. Banyak bule-bule yang ke pulau Flores singgah di sini. Aku yang haus akan piknik karena terkurung hampir seminggu di rumah akibat hujan langsung mengiyakan. Jadi ceritanya selama tujuh hari berturut-turut Ruteng hujan deras. Bayangkan tujuh hari berturut-turut nggak ada matahari,  cucian menggunung. Namun cucian yang banyak tak mengurungkan niat untuk berjalan-jalan. Setelah menghabiskan Sabun deterjen yang banyak untuk mencuci baju dua baskom, aku bersiap menuju Rana Mese.

Danau Rana Mese ini berada di Mano. Tiga puluh menit dengan motor dari Ruteng. Secara letak sih sebenarnya bukan di Kabupaten Manggarai tetapi Manggarai Timur. Namun letaknya tak begitu jauh dari Ruteng, jadi bisa dibilang ini salah satu tempat wisata di Ruteng. Rana Mese sendiri berasal dari kata Rana yang artinya danau dan Mese yang artinya besar. Jadi secara harafiah Rana Mese berarti danau yang besar. Emang sih danaunya besar banget. Kira-kira satu hektar.

IMG_1951

Danau Rana Mese tampak seluruhnya

Kami berangkat dari Ruteng pukul 1 siang dan sampai di Rana Mese pukul 1:30. Kami disambut para penjaga danau. Jadi Danau rana Mese ini merupakan taman wisata cagar alam yang dilindungi. Untuk masuk ke sana kita membayar Rp. 5000. Kalau bule agak mahal yaitu Rp. 100000. Jadi bersyukurlah jadi orang Indonesia lebih murah tarifnya kalau jalan-jalan keliling Indonesia. Nanti kita akan ketemu gerbang.

IMG_1964

Gerbang masuk ke Rana Mese

Dari gerbang menuju ke rana mese kira-kira jalan kaki selama dua menit. Nggak begitu jauh dan nggak terjal juga sih.

IMG_1957

Jalan menuju ke danau Rana Mese

IMG_1959

Jalan menuju danau Rana Mese

Begitu sampai di danau, Aku dan Yohanes gantian jadi fotografer hahahha. Di sekitaran danau banyak penduduk setempat yang memancing.

IMG_1955

Yohanes membelakangi Rana Mese

IMG_1949

Aku nggak lagi sakit pinggang yah, kak

Selain danau, di Rana Mese juga ada air terjun loh. Nah perjalanan dari danau ke air terjun inilah yang berliku-liku tajam. Untung saja pihak pemerintah sudah membuat jalan setapak yang memudahkan kita melangkah. Nah perjalanan menuju air terjun inilah yang paling membuat aku kecapaian… Jauh dan pake acara mendaki segala.

IMG_1961

Kita harus mendaki seterjal ini sodara-sodara

Namun segala kelelahan itu terbayar dengan pemandangan indah ketika kita telah sampai.

IMG_1956

Plis fokus ke air terjunnya bukan badan aku hahah

IMG_1963

Jeng jeng jeng

Setelah puas berfoto-foto kami pun meninggalkan Rana Mese.Rana Mese sudah dikelolah dengan baik  oleh pemerintah Kabupaten manggarai Timur. Konon, dulu untuk menuju ke air terjun ini jalannya licin dan terjal, udah gitu banyak lintahnya. Sekarang tak perlu khawatir lagi. pihak pemerintah udah buatkan jalan setapak dari semen yang memudahkan kita. Salut untuk pemerintah sudah mau membuat tempat ini lebih indah.

IMG_1962

Jalannya setapaknya dari semen kak, jadi nggak usah khawatir lintah dan sebagainya.

Ah yah Rana Mese  ini terkenal angker. Dulu ketika aku SD pernah ada yang tenggelam dan sampai sekarang mayatnya tidak ditemukan. Desas-desus beredar kalau orang ‘pintar’ yang menyelam mengatakan di bawah danau ini ada kerajaan jin atau dalam istilah kami orang Manggarai; Darat. Darat ini digambarkan sebagai perempuan cantik yang suka menculik manusia. Banyak juga yang sering melihat penampakan aneh di sekitar danau ini. Makanya begitu jam 6 sore, hampir tak ada orang di danau ini. Kebenaran ini belum dipastikan, tapi aku sendiri juga serem kalau disuruh ke danau ini di atas jam 6 sore. Intinya sih, sangat tidak dianjurkan untuk berenang di danau ini, karena kedalamannya belum diketahui. Namun demikian walau banyak sekali desas-desus angker, Rana Mese masih merupakan tempat yang wajib kamu kunjungi jika ke Flores. Nanti kalau ke Flores singgah dulu minum kopi di rumahku di Ruteng lalu ke Rana Mese.

24 thoughts on “Danau Rana Mese: Salah Satu Tempat Wisata yang Harus Kamu Kunjungi jika ke Ruteng

  1. Saya pernah ke sana, tapi liat danaunya dari pinggir jalan aja sih, gak masuk huhuhu.
    Btw bener gak sih mbak di sana dulu ada semacam permainan perahu bebek2an gtu, tapi skrng udah gk ada krn pernah ada yg kecelakaan? Tmnku sih yg cerita begitu

    1. Wahh Mbak Apri pernah ke Rutengg.. Nggak bilang2 hehehe. Iya itu kayanya pas dulu Mbak..
      Iya dulu sempat ada bebek2an nggak jadi karena ada kecelakaan.. Tapi kayanya sampai sekarang masih ada. Aku sih emang gak mau coba bebek=bebekan di rana mese serem aja kalau jatuh hahahha

  2. Jen, asli kamu musti beli tripod atau tongsis, jadi kalo jalan2 bisa poto berduaan atau bertigaan atau semuanya masuk frame. Nanti ya gajian januari XD.

    Itu sepi bgt atau poto2nya pas lagi sepi?

  3. Ah aku tak tahu dimana itu? Danau rana mese tuh dimana ya? Ruteng dimanaaa? Indah danaunya, pas banget buah mendinginkan perasaan.

  4. kayaknya gaya sakit pinggang itu andalan kamu banget ya Ajen 🙂 Memang ya, walau kita sudah lama tinggal di suatu tempat ternyata ada banyak yg belum dikunjungin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *