Tujuh Hal Tidak Disukai, yang Sering Dikatakan pada Perempuan Belum Menikah

nikah4 Belum menikah di usia pertengahan duapuluh adalah hal yang menyenangkan setidaknya bagiku. Di saat perempuan lain seusiaku rempong urusin suami dan anak, aku masih bisa berleha-leha. Belum lagi Mamaku sering banget bilang

“Jen, kamu tuh yah bangun pagi aja susah, apalagi bangun rumah tangga.”

Sip aku belum siap nikah. Tapi  saat melihat beranda facebook dan IG penuh dengan foto selfie suami istri di kamar atau foto pernikahan atau foto bayi, sesuatu di lubuk hatiku yang terdalam menginginkan untuk segera menikah saja dan bertanya . “DIMANA KAMU PASANGAN HIDUP?” Eh pas mikir lagi sebenarnya aku belum siap, keinginan itu semu semata karena irihati pada mereka yang suka pamer pasangan halal di media social. Kalau dipikir-pikir, aku sama sekali belum siap untuk menikah dengan berbagai alasan yang kalau aku tumpahkan ke blog akan lebih panjang dari Uttaran. Jadi setiap keinginan menikah itu muncul, aku sadar aku belum siap menikah dan karenanya menikmati masa lajang dengan berjalan-jalan dan bersantai-santai. Meskipun demikian, masih saja ada orang yang terus mengatakan hal-hal tidak disukai yang membuatku lelah. Setidaknya itulah yang kurasakan saat ini. Apalagi hidup di Indonesia, ketika banyak orang beranggapan keberhasilan seorang perempuan adalah menikah. Berdasarkan cerita dari teman dan pengalaman sendiri. Inilah 7 hal tidak disukai yang sering dikatakan pada wanita yang belum menikah:

  1. “Kapan Nikah?”

kapan-nikah Pertanyaan ini kamu dengarkan di mana saja. Di saat mengikuti pesta pernikahan teman, di saat ketemu teman mama kamu di antrian kasir supermarket, di arisan keluarga. Intinya kalau kamu mendapatkan uang seratus rupiah ketika ditanya kapan nikah, kamu bakal jadi milioner. Iya saking sering pertanyaan ini jadi menjengkelkan.

  1. “Semua teman-teman kamu sudah pada nikah loh!”

marriage Terus mengapa kalau teman-teman aku sudah pada menikah? Aku harus nikah juga begitu? Masa nikah buat ikut-ikutan. Iya nggak?

3. “Aku punya teman/sepupu/kakak masih single dan siap nikah. Kamu mau?”

Aku belum nikah bukan karena belum laku kok , Kak. Nggak usah baik hati begitu

 

4. “Ingat usia, loh. Ntar kalau nikah ketuaan kamu udah nggak produktif, anak kamu masih SD.” screenshot_265 Ini adalah perkataan paling menjengkelkan yang dikatakan pada perempuan yang belum menikah. Ini aku lagi kerja keras ngumpulin duit biar nanti meski udah nggak produktif dan anak masih SD, dia masih bisa kuliah. Lagipula emang ada jaminan mereka yang menikah muda memiliki tabungan untuk anak mereka.

5. “Kamu punya pacar? Kalau punya ajak pacar kamu serius, masa kamu main-main mulu.” Ah ini dia pertanyaan yang bikin malas dan paling sering didengar. Iya aku belum nikah dan masih pacaran. Tapi lantar tak membuat kami menjalani hubungan tidak serius kan?

 

6. Kenapa belum menikah? Belum ketemu pasangan yang cocok kah?”

images Pertanyaan ini biasanya ditanyakan mereka yang kepo tingkay dewa.  Ayolah menikah kan bukan hanya mencari pasangan yang cocok lalu menikah. Ada banyak hal yang harus dipersiapkan, termasuk kesiapain diri sendiri.

  1. “Kamu belum siap untuk berkomitmen yah?”

Huft bagaimana kalau aku belum mau nikah karena emang belum pengen aja. Demikianlah 7 hal tak disukai yang serikng dikatakan pada orang yang belu, menikah. Kamu punya tambahan? Silakan tambahin di kolom komentar. Yang jelas sih satu. Nikmatilah masa lajangmu sehingga nanti ketika menikah kamu tak menyesal melewati  masa lajangmu dengan bersedih karena belum menikah. index Ada banyak hal yang tidak disukai orang, yuk dibaca berikut ini:

  1. 4 hal yang nggak disukai dari teman traveling
  2. 5 hal yang nggak disuka ketika traveling ,
  3. 7 Hal yang tidak disukai yuang mungkin dijumpai
  4. 4 hal yang bikin grup whats app tidak menyenangkan
  5. 4 hal yang tidak disukai dari deadline

 

16 thoughts on “Tujuh Hal Tidak Disukai, yang Sering Dikatakan pada Perempuan Belum Menikah

  1. Ahahahahaha tenang, Jen. Pertanyaan horor itu ga akan berhenti cuma sampai kapan nikah aja kok. Tapi juga kapan punya anak, kapan ngasih ade, kapan…. bla bla bla….
    Ikutin aja kata hati kamu, maunya apa.
    Aku ga pernah sih ditanya kapan nikah, karena aku nikah kecepetan, blom lulus kuliah. Tapi aku ngalamin dengan pertanyaan “kapan punya anak” selama 10 tahun ditambah “kapan program hamil lagi” 2 tahun berikutnya……

  2. Dan pertanyaan akan berlanjut juga dengan, Kapan punya mobil? Kapan beli rumah? Kapan punya anak? Kapan nambah anak? Kenapa gak kerja lagi aja?

    Gitu aja terus sampe patung pancoran ganti gaya.

  3. Akupun mungkin akan menghadapi masa-masa itu karena beberapa teman seangkatan sudah mengakhiri masa lajangnya 😂💔

    Tenang kak, semua akan NIKAH pada waktunya 👌😂

  4. Kl ditanya balik kapan cerai kira2 gimana ya? Atau eh masih kawin aja… belom bosen? Hehehhehehehehehe… tp biasanya org suka sensi kl dijawab dgn segala sesuatu yg berhubungan dgn duit. Jd kl mau bikin mingkem, pastikan sertakan unsur duit dlm jawaban kamu *berdasarkan pengalaman*

  5. yang paling sadis pertanyaan “kapan nikah” ?
    paling males tuh kalau ada yang nanya kayak gitu, apalagi di bandingin sama adik yang sudah punya pasangan..

    salam kenal mba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *