Merasa tak Berguna dan tak Berarti, Ingatlah 5 Hal ini

umbrella-170962_960_720

Sumber : Picbay

Pernahkah kau merasa tidak berguna? Kadang-kadang saya merasa diri saya begitu menyedihkan dan mulai membandingkan diri saya dengan orang lain, tak peduli berapa kali saya mendengar atau membaca betapa beruntung dan menariknya saya. Perasaan itu muncul di waktu-waktu ketika saya merasa tidak puas dengan apa yang saya punya dan menyaksikan mereka di facebook/twitter/Instagram tampak menakjubkan dengan segala pencapaian mereka. Hal tersebut membuat saya memiliki kecendrungan untuk menciptakan sebuah pikiran bahwa saya bukan siapa-siapa, saya tidak layak dicintai, atau saya tidak menikmati hidup sebagaimana orang lain.

Hari ini ketika saya terbangun dan memandang langit-langit kamar, saya menyadari perasaan tak berguna yang saya rasakan itu sudah melebihi batas dan sebaiknya dihilangkan. Saya menyadari pikiran tersebut perlahan-lahan membuat saya malas melakukan apapun dan bahkan mulai kehilangan minat pada hal menarik di sekitar saya. Ini tidak baik dan tentu saja menganggu kejiwaan saya. Saya memutuskan untuk membaca artikel-artikel di internet. Saat memabca saya menyadari ada banyak sekali orang yang seperti saya, terutama di usia duapuluhan. Berita baiknya hal itu wajar saja.

Yah, merasa tak berdaya dan kehilangan harapan di usia 20an tahun adalah wajar. Hal tersebut karena di usia ini kebanyakan orang mulai menentukan jati diri mereka dan memutuskan hal berarti seperti menikah, pekerjaan, dan sebagainya. Rasa tak berarti kerap muncul ketika kita melihat kehidupan orang lain yang tampak lebih baik dari kita ini.

“We can’t hate ourselves into a version of ourselves we can love.” ~Lori Deschene

Kita tidak bisa membenci diri kita yang telah kita cintai, begitulah kira-kira terjemahan lurus-lurus kalimat di atas. Sampai di sini saya tersadar ternyata saya tidak begitu mencintai diri saya. Kalau kita tidak bisa mencintai diri kita, kita akan tumbuh menjadi pribadi yang berprasangka buruk terhadap orang lain, mudah sensitive, mudah irihati dan tentu saja merasa tak berharga.

Semua hal tersebut di atas terjadi karena banyak tekanan untuk menyimpulkan di budaya kita. Jika hal buruk terjadi pada kita, misalnya masih single di usia yang seharunya menikah, tidak bergaul dengan banyak orang, penghasilan sedikit, atau tampak gemuk, kita menyimpulkan bahwa kita tidak berarti. Kebiasaan ini bisa berlanjut selamanya,jika kita tidak segera mengenyahkanya.

Selama ini saya tersesat dalam pikiran di kepala saya dan membiarkan kritikan dari dalam diri menghancurkan kepercayaan diri sampai akhirnya saya membenci diri saya karena tidak melakukan hal-hal menarik seperti teman saya di media social, malah tidur-tiduran, nonton TV,  atau makan eskrim. Menyalahkan diri sendiri mengapa tidak bisa melakukan seperti orang lain. Akhirnya terjebak dalam pikiran negatif dan mengalami depresi.

Jika kamu mengalami hal seperti saya ini, sebaiknya mulailah waspada. Saya sendiri mengalami semacam pencerahan ketika mendengar khotbah Romo Ino, seorang pastor di sebuah Misa. Katanya.

“Kalau kau tak percaya pada dirimu, ingatlah bahwa Allah Tuhanmu mempercayaimu”

Berikut adalah 7 hal yang bisa kau lakukan kalau kau mulai merasa tak berarti

  1. Mereka yang kau bandingkan dengan dirimu, juga membandingkan diri mereka dengan orang lain. Pada intinya kita semua membandingkan diri kita dengan orang lain. Ubah cara pandang kita melihat orang lain. Tidak lagi dengan penuh iri hati dan menghakimi tetapi dengan penuh pengertian dan pikiran postif serta motivasi. Mereka semua adalah manusia yang memiliki kelebihan tetapi juga kekurangan. Dan bukan berarti karena mereka meng-upload hal-hal luar biasa dalam hidup, mereka tidak memiliki tantangan dan kesulitan yang sama dengan kita. Hanya saja mereka memilih menyimpan kesulitan itu untuk diri sendiri dan membagi keberhasilan mereka.
  2. Pikiranmu adalah penipu yang sangat meyakinkan. Ada sebuah quote yang menarik “Jangan pernah percaya hal buruk yang kau pikirkan.” Pikiran kita senang memberikan kemungkinan terburuk pada setiap masalah yang kita hadapi. Parahnya lagi dia membuatmu yakin bahwa pikiran-pikiran tersebut benar-benar nyata dan akan terjadi. Dan hal itu membuat kita berpikir yang tidak-tidak dan membuat kejiwaan kita tidak lagi tenang. Jadi ingatlah ini jika kau mulai berpikir yang tidak-tidak saat menghadapi masalah, itu hanyalah usaha pikiran untuk menipumu.
  3. Enjoy the “NOW” berhentilah focus pada masa lalu dan mengkhawatirkan tentang masa depan. Dengan fokus apa yang sedang terjadi di waktu sekarangakan memberikanmu kesempatan untuk tenang dan menikmati sekarang. Kamu mungkin ingat kata Master Shifu di Kungfu Panda “Yesterday is history, tomorrow is mistery, but today is present.” Saat sekarang adalah hadiah yang kau nikmati. Isilah saat sekarangmu dengan hal-hal yang berguna. Berdamailah dengan dirimu yang sekarang. Terima bahwa apapun keadaanmu sekarang adalah hasil terbaik dari segala hal di masa lalu.
  1. Fokuslah pada kemajuan daripada kesempurnaan. Fokus pada seberapa jauh kau telah melangkah daripada seberapa banyak yang telah kau lepaslan. Salah satu penyebab terbesar dari rasa tak berguna pada diri adalah terlalu menginginkan segala sesuatu sempurna. Ketika kita terlalu menginginkan segala sesuatu sempurna, kita akan merasa tak berguna jika segala hal tersebut gagal. Yang erlu kita ingat adalah, kesuksesan terjadi ketika kita bangkit saat mengalami Tdak masalah jika hidupmu tak sesukses teman FBmu atau hubungan cintamu tak seromantis teman IGmu. Kau memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki segalanya. Fokuslah pada hal-hal penting. Ingat kesempatan tidak akan menghampirimu kalau kau sibuk bermain media social
  2. Jadilah motivator bagi dirimu sendiri. Katakanlah pada dirimu sendiri gagal bukan berarti kau tidak akan pernah sukses. Katakan pada dirimu sendiri hidup dengan memanfaatkan potensial maksimal dirimu, tidak akan membantumu mencapai potensial tertinggi. Katakan pada dirimu sendiri kau tidak berguna dan tak pantas dicintai tidak akan membuatmu berarti dna pantas dicintai. Satu-satunya cara untuk merasa berarti adalah mencintai dirimu sendiri tanpa terkecuali, tanpa memperhatikan siapa kamu, apa pekerjaanmu, apa yang sudah kau lakukan, kegagalan-kegagalanmu. Mencintai dirimu apa adanya. Cara termudah untuk mencitai diri sendiri adalah selalu ingat kau sudah cukup baik.

Demikianlah lima hal yang mesti kau ingat saat merasa tak berarti. 🙂

 

 

4 thoughts on “Merasa tak Berguna dan tak Berarti, Ingatlah 5 Hal ini

  1. Saya pernah mengalami hal serupa dan benar-benar baru mulai untuk menjejaki perubahan ketika masuk di usia 26 tahun. Dari mulai baru mengenal dengan baik diri sendiri sampai memahami kemampuan diri saya sendiri. Dan ternyata membutuhkan waktu yang tidak sebentar…

    #kenapaipehnumpangcurhat ~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *